16 Jul 2026 | Dilihat: 1106 Kali

Balikpapan bagikan 150 ribu stel seragam sekolah gratis, Rahmad Mas'ud: pendidikan adalah investasi terbaik

noeh21
      
SekdaTV.Com, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali tunjukkan komitmen memperluas akses pendidikan dengan membagikan sekitar 150 ribu stel seragam sekolah gratis kepada peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.
 
Program ini mencakup siswa jenjang PAUD, SD, SMP hingga Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kesetaraan, baik di sekolah negeri maupun swasta se-Kota Balikpapan.
 
Penyerahan seragam secara simbolis dilakukan Wali Kota Balikpapan DR H Rahmad Mas'ud, SE., ME., didampingi Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik kepada perwakilan seluruh jenjang pendidikan, di SD Negeri 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7/2026).
 
Wali Kota menyampaikan, program ini adalah bukti nyata kehadiran pemerintah menjamin setiap anak di Balikpapan mendapat kesempatan belajar yang sama tanpa terhalang biaya perlengkapan sekolah, sekaligus menyukseskan program wajib belajar 13 tahun.
 
"Kami ingin membangun fondasi karakter, kemandirian, dan kesiapan anak sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang berkualitas," ujar Rahmad Mas'ud.
 
Ia menjelaskan tahun ini pemerintah menyiapkan tiga jenis seragam lengkap beserta topi dan ikat pinggang, yaitu seragam nasional, batik, dan Pramuka. Bantuan ini bukan sekadar meringankan beban orang tua di awal tahun ajaran, melainkan investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
 
"Pendidikan adalah investasi terbaik. Kita ingin anak-anak Balikpapan tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan siap hadapi tantangan masa depan, terutama dengan posisi Balikpapan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara," ungkapnya.

 
Selain seragam gratis, Pemkot juga terus tingkatkan layanan pendidikan lewat pembangunan ruang kelas baru, pengaturan rombongan belajar, stimulus bagi sekolah swasta, hingga pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Grand City untuk menambah daya tampung siswa.
 
Rahmad juga menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Balikpapan berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari gratifikasi maupun titipan siswa.
 
Kualitas pendidikan di daerah ini pun terus meningkat, terbukti dari capaian Tes Kemampuan Akademik siswa SD yang berada di atas rata-rata Kalimantan Timur maupun rata-rata nasional.
 
"Ini bukti kemajuan pendidikan kita. Pemerintah akan terus berupaya berikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Balikpapan," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Disdikbud Irfan Taufik menjelaskan penyaluran seragam dilakukan bertahap menyesuaikan jadwal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dan ditargetkan seluruhnya diterima siswa sebelum kegiatan belajar mengajar berjalan penuh pada 20 Juli 2026.
 
"Program ini sangat membantu orang tua agar tidak perlu keluar biaya besar beli seragam. Selain itu, semua siswa pakai seragam yang sama sehingga lebih percaya diri dan tercipta rasa kesetaraan," ujar Irfan.
 
Pengadaan seragam secara terpusat juga bermanfaat bagi perekonomian daerah, karena dapat menekan lonjakan pengeluaran masyarakat yang biasanya memicu kenaikan harga atau inflasi saat tahun ajaran baru.
 
"Manfaatnya dirasakan siswa, keluarga, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah," tutup Irfan.
 
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas