21 Apr 2026 | Dilihat: 1111 Kali

Balikpapan Dorong Konsep Kota Ramah Pejalan Kaki, Marka dan Akses Jadi Sorotan

noeh21
      
SekdaTV sekdatv.com, BALIKPAPAN - Arah pembangunan Kota Balikpapan ke depan dinilai perlu lebih memperhatikan kenyamanan pejalan kaki. DPRD menilai konsep kota ramah pedestrian menjadi bagian penting dalam pengembangan kota modern.
 
Anggota DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung, mengatakan keberadaan fasilitas penyeberangan dan marka jalan yang jelas menjadi elemen penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.
 
Menurutnya, kota yang baik tidak hanya berfokus pada kelancaran kendaraan bermotor, tetapi juga memberikan ruang aman bagi pejalan kaki.
 
“Semakin jelas marka dan petunjuk arah, itu semakin baik untuk kota,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan, sejumlah kota besar telah mulai mengurangi ketergantungan pada jembatan penyeberangan dan beralih ke penyeberangan sebidang seperti zebra cross yang lebih mudah diakses.
 
Konsep tersebut dinilai sejalan dengan perkembangan kota berbasis transit oriented development (TOD), yang mengintegrasikan transportasi publik dengan akses pejalan kaki.
 
Namun, ia menegaskan bahwa penerapan konsep tersebut harus disesuaikan dengan kondisi dan karakter masing-masing kota, termasuk Balikpapan.
 
Ia menyebut, tidak semua kebijakan kota besar dapat langsung diterapkan tanpa penyesuaian teknis dan sosial di daerah.
 
“Perlu disesuaikan dengan kondisi kota,” tegasnya.
 
DPRD mendorong agar perencanaan kota ke depan lebih inklusif terhadap kebutuhan pejalan kaki, termasuk peningkatan fasilitas dasar seperti zebra cross, trotoar, dan marka jalan yang mudah dipahami.
 
Dengan demikian, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada kendaraan, tetapi juga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan kaki.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas