30 Apr 2026 | Dilihat: 1108 Kali

Balikpapan Kejar Ketimpangan Sekolah Negeri, Kawasan Baru Jadi Prioritas Pembangunan

noeh21
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik
      
SekdaTV sekdatv.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan mulai mengarahkan pembangunan sekolah negeri ke kawasan permukiman baru. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketimpangan daya tampung sekolah yang selama ini masih terkonsentrasi di wilayah lama.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menyebut pembangunan sekolah baru di Grand City menjadi salah satu bentuk pemerataan akses pendidikan.
 
Menurut dia, pertumbuhan kawasan hunian baru harus diikuti ketersediaan sarana pendidikan agar masyarakat tidak selalu bergantung pada sekolah di pusat kota.
 
Selama ini, banyak orang tua harus mendaftarkan anak ke sekolah yang jaraknya cukup jauh karena wilayah tempat tinggal belum memiliki fasilitas pendidikan negeri memadai.
 
Akibatnya, persaingan masuk sekolah favorit terus menumpuk di kawasan tertentu setiap tahun ajaran baru.
 
Pemerintah berharap pembangunan SMP Negeri 29 Balikpapan di Grand City dan rencana sekolah baru di Islamic Center bisa menjadi solusi jangka menengah.
 
Selain menambah ruang belajar, kebijakan itu juga dipandang mampu menekan biaya transportasi keluarga dan memperpendek jarak tempuh siswa ke sekolah.
 
Irfan menilai pemerataan pendidikan harus menjadi bagian dari perencanaan kota yang terus berkembang.
 
Bagi dia, pembangunan perumahan baru tanpa penambahan sekolah hanya akan memunculkan persoalan baru dalam beberapa tahun ke depan.
 
Oleh sebab itu, pemerintah mulai memetakan kebutuhan fasilitas pendidikan berdasarkan pertumbuhan penduduk dan arah pengembangan kawasan.
 
Balikpapan saat ini menghadapi tantangan sebagai kota yang terus tumbuh, dengan kebutuhan layanan publik yang meningkat dari tahun ke tahun.
 
Jika distribusi sekolah semakin merata, maka polemik kekurangan kursi sekolah negeri dan penumpukan pendaftar di wilayah tertentu diharapkan dapat berkurang.
 
Langkah ekspansi sekolah ke kawasan baru menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai menggeser pembangunan pendidikan dari pola lama menuju sistem yang lebih seimbang antarwilayah.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas