07 Ags 2026 | Dilihat: 1144 Kali

Bukan Sekadar Fana: Fellowship BKSGB dan Peluncuran YAKUMKRIS Rajut Ulang Persatuan Gereja Balikpapan

noeh21
Ketua BKSGB, Pendeta Maspin Sihotang, memperkenalkan jajaran pengurus YAKUMKRIS Balikpapan dalam acara Fellowship BKSGB dan Launching Program YAKUMKRIS, Kamis (6/8/2026), di Graha YHS Balikpapan. Pengurus baru ini berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh umat Kristen di Kota Balikpapan.
      
SekdaTV.Com, BALIKPAPAN - Badan Kerja Sama Gereja-Gereja Balikpapan (BKSGB) bersama Yayasan Kesejahteraan Umat Kristen (YAKUMKRIS) menggelar Fellowship sekaligus peluncuran resmi program YAKUMKRIS, Kamis, 6 Agustus 2026, di Graha YHS, Jalan R.E. Martadinata, Balikpapan.
 
Kegiatan ini terbuka bagi seluruh hamba Tuhan, pendeta, serta ketua majelis jemaat dari gereja-gereja se-Kota Balikpapan, dan disiarkan langsung melalui live streaming YouTube agar jemaat yang tidak hadir secara fisik tetap dapat mengikuti jalannya acara.
 
Acara diawali dengan renungan bertema "Jangan Hanya Mengejar yang Fana", berdasarkan Matius 6:25, yang disampaikan Pastor Andi Simon. Ia menjelaskan dua makna kehidupan dalam ayat tersebut - bios, kehidupan jasmani yang bersifat sementara, dan zoe, kehidupan kekal yang berasal dari Tuhan dan dipenuhi damai sejahtera.
 
"Jangan sampai kita hanya hidup untuk mencari nafkah, tetapi lupa mempersiapkan hidup yang kekal. Bios akan berakhir saat kita meninggal, tetapi zoe akan kita nikmati bersama Tuhan Yesus selama-lamanya," ujar Pastor Andi Simon.
 
Ia mengajak jemaat untuk tetap bekerja rajin, namun mengutamakan Tuhan lebih dulu dalam hidup.
 
Ketua BKSGB, Pendeta Maspin Sihotang, menyampaikan, fellowship bulanan ini bertujuan mempererat kembali kebersamaan para pendeta dan hamba Tuhan di Balikpapan, sekaligus menjadi momentum resmi diluncurkannya program YAKUMKRIS.
 
"Harapan kita supaya gereja-gereja yang ada di Kota Balikpapan ini kembali percaya kepada YAKUMKRIS," kata Maspin Sihotang.

 
Sementara itu, Ketua YAKUMKRIS Balikpapan, Pendeta Yusak Bassay, mengungkapkan pengurus baru kini menerapkan skema iuran per jiwa sebesar Rp30.000, menggantikan sistem lama Rp220.000 per keluarga yang dinilai kurang adil karena jumlah anggota tiap keluarga berbeda-beda.
 
"Kami mencoba dengan sistem tata kelola dan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel," ujar Yusak Bassay.
 
Dengan sistem subsidi silang dan potensi populasi umat Kristen Balikpapan mencapai 50.000 hingga 55.000 jiwa, YAKUMKRIS menargetkan pertumbuhan anggota hingga 150 persen dari jumlah saat ini, sekitar 15.000 jiwa.
 
Pastor Andi Simon, selaku tuan rumah, menyampaikan rasa syukur dapat menjamu para gembala sidang, Ketua YAKUMKRIS, Ketua BKSGB, serta seluruh hamba Tuhan yang hadir, dan berharap kegiatan ini menjadi berkat bagi banyak orang.
 
Melalui Fellowship dan peluncuran program ini, BKSGB dan YAKUMKRIS berharap persekutuan antar gereja di Balikpapan semakin erat, dan program kesejahteraan umat dapat menjadi berkat nyata bagi masyarakat Kristen Kota Balikpapan.
 
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas