05 Okt 2026

Kabut Asap Masih Level Sedang, Disdikbud Balikpapan Belum Terapkan PJJ, Jam Belajar Bisa Dipangkas

noeh21
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik
      
SekdaTV.Com || BALIKPAPAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan belum menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sekolah, meskipun kualitas udara akibat kabut asap masih menjadi perhatian.
 
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan hingga kini belum ada sekolah yang mengajukan pelaksanaan PJJ. Kebijakan itu akan diterapkan bertahap dengan mempertimbangkan tingkat bahaya kondisi udara.
 
"Kalau misalnya pekat di pagi hari, kita bisa mengurangi jam belajar. Tapi sampai hari ini posisinya masih sedang, jadi belum ada pembelajaran jarak jauh," ujarnya, Senin (5/10/2026).
 
Pekat Pagi Hari, Jam Belajar Dikurangi Dulu
 
Menurut Irfan, jika udara pada pagi hari cukup pekat namun belum masuk kategori membahayakan, sekolah dapat mengurangi durasi pembelajaran. PJJ baru diberlakukan apabila kondisi udara telah mencapai ambang yang dinilai membahayakan kesehatan peserta didik.
 
Sekolah Tak Perlu Ajukan Izin PJJ
 
Irfan menjelaskan, sekolah tidak perlu mengajukan permohonan khusus untuk menerapkan PJJ saat kondisi sudah berada di ambang batas membahayakan. Mekanismenya sudah diatur dalam surat edaran Disdikbud.
 
"Tidak perlu diajukan. Kalau memang sudah membahayakan dan berada di ambang batas, maka PJJ dilakukan. Kalau kondisi pekatnya hanya sampai jam tertentu, kita kurangi dulu jam belajarnya. Kalau sampai siang dan kondisinya membahayakan, baru kemudian PJJ," jelasnya.
 
Koordinasi dengan Dinkes dan DLH
 
Keputusan penerapan PJJ tidak dilakukan sepihak. Disdikbud akan berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, terutama Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk menentukan langkah yang tepat berdasarkan kualitas udara.
 
Terkait pembagian masker bagi siswa, Disdikbud belum melakukannya secara khusus. Sekolah dan peserta didik diminta menyiapkan perlindungan secara mandiri sesuai kebutuhan.
 
"Kami memastikan kegiatan pembelajaran di sekolah masih berlangsung secara normal," pungkasnya.
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas