25 Jun 2026 | Dilihat: 1112 Kali

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltim Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Lamaru

noeh21
      
SekdaTV.Com, Balikpapan - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kalimantan Timur menggelar kegiatan penanaman mangrove di kawasan Pantai Lamaru, Balikpapan, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga ekosistem pesisir demi keberlanjutan generasi mendatang.
 
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., Kepala BPDAS Kalimantan Timur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur, serta para relawan dan masyarakat setempat.
 
Pada kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 bibit mangrove ditanam secara bersama-sama di kawasan pesisir Pantai Lamaru. Selain aksi penghijauan, Kapolda Kaltim juga menyerahkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada para relawan dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta dukungan terhadap masyarakat pesisir yang turut berperan dalam menjaga lingkungan.
 
Kapolda menyampaikan bahwa penanaman mangrove memiliki banyak manfaat bagi kelestarian lingkungan maupun kehidupan masyarakat. Menurutnya, mangrove berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai karena sistem perakarannya yang kuat mampu menahan abrasi, hempasan gelombang laut, serta terpaan angin kencang.
 
Selain itu, mangrove juga memiliki peran penting dalam menyerap karbon dioksida yang berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ekosistem mangrove juga menjadi habitat sekaligus tempat pemijahan berbagai biota laut seperti ikan, udang, kepiting, dan jenis organisme lainnya yang mendukung keberlangsungan sumber daya perikanan.
 
“Keberadaan mangrove bukan hanya menjaga keseimbangan alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat. Kawasan mangrove bahkan dapat dikembangkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda agar semakin peduli terhadap kelestarian alam,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta para pemangku untuk bersama-sama menginisiasi dan memperluas gerakan penanaman mangrove di berbagai wilayah pesisir Kalimantan Timur.
 
“Mari kita bersama menjaga lingkungan, salah satunya melalui penanaman mangrove. Semoga upaya ini memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat pesisir dan seluruh warga Kalimantan Timur. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan investasi berharga bagi generasi masa depan sekaligus langkah nyata dalam menjaga keseimbangan alam,” ucap Irjen Pol. Endar Priantoro.
 
Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, Polda Kaltim berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai warisan bagi generasi yang akan datang.
 
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas