SekdaTV.Com, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan menggelar kegiatan bakti sosial berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menekan angka kurang gizi pada balita dan baduta di Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Margasari dan menyasar 10 anak sebagai penerima manfaat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, membuka acara sekaligus menegaskan komitmen perusahaan mendampingi perkembangan gizi anak sekaligus mengedukasi orang tua.
"Program ini bukan hanya tentang memberikan makanan tambahan, tetapi juga membangun pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar upaya menurunkan angka kurang gizi dapat berjalan efektif dan memberikan hasil yang berkelanjutan," kata Dodi.
Program bertajuk Genting ini telah berjalan sejak tahun sebelumnya di Kelurahan Baru Ilir, Margasari, dan Baru Ulu. Dodi menyebut pihaknya sebelumnya menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan agar program berjalan maksimal.
"Sebelumnya kami telah melakukan rapat koordinasi yang melibatkan DP3AKB Kota Balikpapan agar Program Genting dapat berjalan dengan maksimal. Bantuan yang diberikan berupa makanan tambahan siap jadi kepada 10 anak selama 90 hari berturut-turut di Kelurahan Margasari," ujar Dodi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP3AKB Kota Balikpapan, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Balikpapan Barat, Lurah Margasari, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kelurahan Margasari, Puskesmas Margasari, serta orang tua penerima manfaat.

Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP3AKB Kota Balikpapan, Luluk Kumala Kafbiyah, menyoroti kondisi stunting di Balikpapan yang masih tergolong tinggi sehingga membutuhkan pendampingan optimal dari orang tua.
"Stunting di Kota Balikpapan tergolong tinggi. Pertamina sudah memberikan dukungan pemberian makanan. Hal yang lebih penting setiap harinya adalah memastikan makanan untuk anak kita yang menjadi sasaran. Kita perlu mendampingi agar anak mendapatkan pertumbuhan dengan baik. Kita pastikan cukup jumlahnya dan optimal serapannya," ujar Luluk.
Makanan tambahan yang diberikan telah memenuhi standar gizi seimbang mencakup karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita. Bantuan berlangsung selama 90 hari sesuai kebijakan pemerintah, dengan proses pengadaan dan distribusi difasilitasi oleh ibu-ibu di Kelurahan Margasari.
Perwakilan Kecamatan Balikpapan Barat, Eka Asmi Oktaviani, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina terhadap penurunan angka stunting di wilayahnya.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pertamina RU V Balikpapan atas kepedulian dan kontribusinya dalam penurunan stunting di wilayah Balikpapan Barat. Hal ini menjadi penyemangat agar orang tua tambah memperhatikan tumbuh kembang anaknya," ujar Eka.
Salah satu orang tua penerima manfaat, Agustiyani, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima anaknya.
"Terima kasih Pertamina RU V atas bantuan PMT yang diberikan. Semoga PMT ini dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak saya," tutup Agustiyani.