SekdaTV.Com || JAKARTA – Maut mengintai di galian berisi air pada sebuah proyek di kawasan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Seorang bocah berinisial FPM (9) tewas tenggelam di lokasi itu, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Polisi kini memeriksa pihak proyek.
Kapolsek Cilincing, Bobi Subasri, menjelaskan bahwa FPM datang bersama tiga temannya ke area proyek untuk berenang.
"Korban bersama tiga orang temannya bermain di proyek Nindya Karya (NK) untuk berenang di galian NK yang ada airnya," jelas Bobi.
FPM dan seorang temannya berinisial A (8) lebih dulu masuk ke air. Keduanya tidak bisa berenang, sehingga meminta tolong kepada dua teman lainnya yang berada di luar air. Teriakan mereka terdengar oleh dua orang yang kebetulan melintas dengan mobil, lalu keduanya menolong.
"Saat ditolong korban sudah tenggelam, tidak sadarkan diri dan temannya masih sempat sadar dan sempat diselamatkan," terang Bobi.
Warga lalu membawa FPM ke RS Pekerja Sukapura. Di sana, dokter jaga IGD menyatakan korban telah meninggal dunia.
"Warga sekitar langsung membawa korban ke RS Pekerja Sukapura dan dinyatakan sudah meninggal oleh dokter jaga IGD RS. Pekerja," kata Bobi.
Bobi juga menjelaskan asal-usul galian tersebut. "Galian tersebut sengaja di gali untuk mencari air buat mencuci mobil proyek," ujarnya.
Soal proses hukum, polisi menyebut pihak proyek sedang diperiksa. "(Pihak proyek) Sedang dilakukan pemeriksaan," imbuh Bobi.
Jenazah FPM telah disemayamkan di rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.