03 Jul 2026 | Dilihat: 1116 Kali

Inklusif dan Meriah, Hari Doa Nasional 2026 Resmi Dibuka di Balikpapan

noeh21
      
SekdaTV.Com, BALIKPAPAN - Gedung BSCC Dome Balikpapan menjadi saksi pembukaan Hari Doa Nasional 2026 yang berlangsung penuh sukacita, Kamis (2/7/2026). Sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah memadati venue, menandai dimulainya rangkaian acara yang akan berlangsung hingga 5 Juli mendatang.
 
Perhelatan tahunan Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) ini merupakan penyelenggaraan kelima, setelah sebelumnya digelar di Kupang, Papua, Manado, dan Medan. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan delapan aras gereja, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga jemaat Kristen dari Kalimantan Timur dan sejumlah provinsi lain di Indonesia.
 
Ketua Umum Hari Doa Nasional 2026, Fanny Jossy Kusumo, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengusung semangat persatuan, pelayanan, dan kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.
 
"Melalui Hari Doa Nasional ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh umat, sekaligus menguatkan semangat persatuan, kasih, dan pelayanan bagi Indonesia," ujarnya.
 
Ia menyoroti sejumlah terobosan baru pada penyelenggaraan tahun ini dibandingkan sebelumnya. Seluruh rangkaian pembukaan disiarkan langsung lewat kanal YouTube, sehingga bisa diikuti masyarakat dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Yang tak kalah penting, untuk pertama kalinya Hari Doa Nasional menghadirkan layanan juru bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas rungu.
 
"Kami ingin memastikan bahwa pesan-pesan doa, kasih, dan kebangsaan dapat diterima oleh semua orang tanpa terkecuali. Karena itu, penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih inklusif," katanya.

 
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka turut menyampaikan sambutan melalui tayangan video dalam pembukaan tersebut. Ia mengapresiasi pelaksanaan Hari Doa Nasional di Kalimantan Timur sekaligus mengajak masyarakat menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.
 
Rangkaian pembukaan turut dimeriahkan penampilan penyanyi rohani nasional Sari Simorangkir dan Andi Ambarita. Salah satu momen yang mendapat apresiasi khusus dari peserta adalah penampilan Grace Epiphania, penyanyi sekaligus pianis tunanetra.
 
Selain itu, Korea World Choir, PSRP Choir - juara nasional Pesparawi - serta PSDP Choir turut mengisi acara bersama berbagai pertunjukan tari nusantara dan musik rohani. Penampilan yang paling menyita perhatian datang dari seniman Ronald lewat pertunjukan sand art yang mengisahkan perjalanan FUKRI serta sejarah Hari Doa Nasional melalui media lukis pasir.
 
Rangkaian seni, budaya, dan musik tersebut dipadukan dengan ibadah dan doa bersama yang mengangkat pesan persatuan, toleransi, dan harapan bagi Indonesia.
 
Panitia menyebut apresiasi terhadap pelaksanaan Hari Doa Nasional 2026 datang dari berbagai pimpinan aras gereja, pengurus FUKRI, tamu undangan, maupun masyarakat yang mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun melalui siaran daring.
 
Rangkaian Hari Doa Nasional 2026 akan berlanjut hingga 5 Juli 2026 dengan berbagai kegiatan doa, ibadah, seminar, dan persekutuan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas