22 Mei 2026 | Dilihat: 1109 Kali

KKB Batalyon Yamue Bantai 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Aparat Buru Dejang Hiluka

noeh21
Kombes Pol Yusuf Sutejo S.I.K., M.T,. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026,
      
SekdaTV.Com, PEGUNUNGAN BINTANG - Petugas gabungan terus melakukan penanganan intensif pascapembunuhan sejumlah pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Data sementara mencatat 10 orang tewas, namun jumlah itu masih bisa bertambah karena sebagian korban dilaporkan masih bersembunyi di hutan sekitar lokasi kejadian.
 
Peristiwa terjadi pada 18 Mei 2026 di kawasan hutan lindung area penambangan Distrik Awimbon. Berdasarkan investigasi awal dan analisis video yang beredar, pelaku diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka, beranggotakan sekitar 15 orang, dipersenjatai satu pucuk AR-15 dan beberapa senjata rakitan.
 
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menyatakan seluruh personel difokuskan pada tiga prioritas.
 
"Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur," ujarnya.
 
Faizal menambahkan, kondisi medan yang berat menjadi tantangan tersendiri sehingga seluruh personel diminta mengutamakan aspek keselamatan dalam pelaksanaan tugas.
 
Proses evakuasi dilakukan dengan metode babat hutan. Meski lokasi berada di wilayah Pegunungan Bintang, akses lebih dekat dijangkau melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Pos aju dan titik evakuasi sementara dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Forkopimda Boven Digoel.
 
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat menjauhi lokasi rawan konflik.
 
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan," katanya.
 
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, saat ditemui media Kamis (22/5/2026), meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
 
"Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung proses penanganan yang sedang dilakukan petugas di lapangan," ujar Yusuf.
 
Ia menegaskan, kawasan Awimbon merupakan hutan lindung tanpa aktivitas resmi yang kerap menjadi lokasi aksi teror, penganiayaan, dan pembunuhan oleh KKB sebagai upaya menunjukkan eksistensi mereka di tingkat nasional maupun internasional.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas