Pemerintah Kota Balikpapan berharap pemerintah pusat menurunkan status PPKM di daerah ini, menyusul sejumlah indikator penanganan Covid-19 yang semakin membaik. Hal ini diungkapkan Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud, SE, ME usai melaporkan perkembangan penanggulangan Covid-19 Kota Balikpapan ke Pemerintah Pusat melalui rapat virtual, Ahad (6/3/2022).
Rapat perkembangan Covid-19 Jawa, Bali dan Luar Jawa dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto. Koordinasi tersebut dihadiri juga Kapolres Kombes Pol Thirdy Hadmiarso, Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Inf Faisal Rizal, Penjabat Sekda Kota Balikpapan, Muhaimin, Asisten Tata Pemerintahan Syaiful Bahri dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.
Wali Kota menargetkan pada penetapan selanjutnya, status PPKM Balikpapan bisa turun ke level 2 atau 1. "Alhamdulillah, keterisian ICU kita masih di bawah nasional. Kita berharap program yang dilaksanakan dalam penanggulangan covid-19 tetap berlanjut.
Mudah-mudahan dalam penetapan PPKM nanti, Balikpapan sudah bisa turun ke level 1 atau 2. Itu harapan kita," katanya. Apabila melihat perkembangan tren kasus covid-19 di Balikpapan, pihaknya optimis bisa turun level. Meski begitu, masyarakat juga dimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.
"Kalau melihat dari perkembangannya kita bisa turun level. Tapi tetap kita imbau kepada masyarakat tetap prokes. Karena apa pun bentuknya kalau tren naik menjadi catatan. Kalau kasus turun aktivitas juga bisa jalan dengan normal," tandasnya. Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa
pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dilaksanakan dengan PTM terbatas 50 persen.
"Begitu pula dengan pembelajaran tatap muka mulai minggu ini sudah berjalan untuk PAUD, SD, SMP dan Perguruan Tinggi," tuturnya. Dalam laporan ke Menko, Wali Kota Rahmad Mas'ud melaporkan sejumlah perkembangan dan penanggulangan kasus covid-19 dan capaian vaksinasi. Di mana jumlah kasus tertinggi terjadi 23 Februari 2022 sebanyak 980 kasus covid-19. Pada hari ini (6/3) kasus turun menjadi 290 kasus.