01 Jun 2026 | Dilihat: 1108 Kali
1.500 Bendera Merah Putih Habis Dibagikan di Balikpapan, Wali Kota: Kita Lahir dari Satu Ibu Pertiwi
Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas'ud, SE., ME., membagikan bendera Merah Putih kepada pengguna jalan di Jalan Jenderal Sudirman usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81, Senin (1/6/2026). Sebanyak 1.500 bendera terbagi habis kepada masyarakat.
SekdaTV.Com, BALIKPAPAN - Sebanyak 1.500 bendera Merah Putih habis dibagikan kepada warga usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026). Pembagian dilakukan langsung oleh Wali Kota Dr. H. Rahmad Mas'ud, S.E., M.E., Wakil Wali Kota Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., dan jajaran Forkopimda kepada pengguna jalan di Jalan Jenderal Sudirman.
Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Zulkifli, memastikan seluruh bendera ludes terbagi.
"Alhamdulillah sudah terbagi semua. Untuk bendera ukuran besar sebanyak 600 lembar, kemudian bendera kecil untuk kendaraan sebanyak 900 lembar," kata Zulkifli.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengacu arahan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di tingkat nasional.
"Kegiatan ini memang merupakan rangkaian yang sudah menjadi petunjuk dari pembina ideologi Pancasila di tingkat nasional. Setelah upacara, salah satu kegiatannya adalah membagikan bendera kepada masyarakat sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kebangsaan," ujar Zulkifli.
Kegiatan serupa sudah menjadi tradisi di Balikpapan. Tahun sebelumnya, Pemkot Balikpapan juga turut serta dalam Gerakan Pembagian 1 Juta Bendera Merah Putih yang digagas pemerintah pusat.
Wali Kota Rahmad Mas'ud menegaskan Pancasila adalah perekat bangsa yang telah teruji menyatukan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang suku, budaya, dan agama.
"Saya yakin dengan ideologi Pancasila yang kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila menjadi alat pemersatu bangsa kita sebagai anak bangsa yang tetap kokoh di mata dunia. Nilai-nilai Pancasila telah terbukti menyatukan seluruh anak bangsa dan harus terus kita pertahankan serta melekat dalam jiwa dan raga generasi penerus," katanya.
Ia mengajak warga memaknai momentum ini sebagai pengingat bahwa persatuan jauh lebih penting dari perbedaan.
"Pada hari lahir Pancasila ini kita tidak boleh terus berbicara tentang perbedaan. Mari kita satukan semuanya sebagai anak bangsa. Boleh jadi kita tidak lahir dari rahim ibu yang sama, tidak berasal dari suku yang sama, tetapi kita lahir dari satu Ibu Pertiwi yang bernama Indonesia," ujar Rahmad Mas'ud.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan menumbuhkan kesadaran nyata akan pentingnya persatuan dan semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.